Patah hati itu sederhana. Saat aku menunggu kepulanganmu, kau malah membawa perempuan lain untuk kau jadikan pendamping hidupmu. Nyesek, tapi nggak seberapa. Saat kita saling berjanji menjaga cinta, orangtua malah melarang hanya karena status. Emang sebegitu pentingnya pangkat dan gelar ya. Buat apa pangkat dan gelar kalau rumah tangganya mirip kapal pecah.
Mimpi akan membawamu pada impian. Jangan takut untuk bermimpi. Semoga blog ini benar-benar menginspirasi pembaca
Tampilkan postingan dengan label Curhatku. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Curhatku. Tampilkan semua postingan
Selasa, 26 November 2013
Patah Hati
Patah hati itu sederhana. Saat aku menunggu kepulanganmu, kau malah membawa perempuan lain untuk kau jadikan pendamping hidupmu. Nyesek, tapi nggak seberapa. Saat kita saling berjanji menjaga cinta, orangtua malah melarang hanya karena status. Emang sebegitu pentingnya pangkat dan gelar ya. Buat apa pangkat dan gelar kalau rumah tangganya mirip kapal pecah.
Kamis, 14 November 2013
Maaf, Kak
Udah beberapa hari ini belum ngirim apapun sama Kak Hadi. Pasti dia marah banget karena aku ngaret kayak gini. Maaf, ya Kak. PLN kadang tak bersahabat denganku. Tulisan yang udah diketik berulang-ulang malah hilang karena PLN. T_T
Pengen Nangis
Pernikahan membuatku pengen nangis sepuasnya. Pengen masuk lorong waktu dan nggak mau nemuin dan jalani beberapa bulan dengannya bahkan mengenalnya. Nyesek banget! Itu alasan yang membuatku tetap seperti ini, tetap berada di titik ketakutan yang teramat. Belum lagi ditambah masa lalu dengannya yang belum bisa aku hadapi dan ikhlas sampai sekarang.
Selasa, 12 November 2013
Dia Itu Lucu
Aku mengenalnya lewat facebook. Hanya karena jempolku yang selalu muncul dinotifikasinya. Katanya aku aneh. Ya, keanehan yang membuatku bisa akrab dengannya, sampai sekarang. Hmm, semoga waktu dan jarak mempertemukan kami. Pengen jitak langsung orangnya. Hihiiii
Minggu, 10 November 2013
(Gagal) Move On
Udah kesekian kali, bahkan ratusan kali aku gagal move on. Niat udah, usaha udah, kok hasilnya nihil. Pengen nyerah di titik jenuh. Bosan juga lama-lama tetap berdiri di lingkaran yang sama.
Ramram bilang, aku masih sangat menyukainya. Sangat. Jujur kuakui itu benar adanya. Sumpah deh, beberapa minggu lalu, aku udah sempat move on. Bahkan aku udah nggak inget apa-apa lagi tentangnya. Tapi, lagi-lagi aku gagal. Begitu dia yang membantuku untuk move on pergi, langsung deh aku berputar ke belakang. Aneh, kan? Ya itulah aku. Sejuta galau, seribu kegagalan.Ini hanya tentang cerita cintaku, nggak lebih...
Ramram bilang, aku masih sangat menyukainya. Sangat. Jujur kuakui itu benar adanya. Sumpah deh, beberapa minggu lalu, aku udah sempat move on. Bahkan aku udah nggak inget apa-apa lagi tentangnya. Tapi, lagi-lagi aku gagal. Begitu dia yang membantuku untuk move on pergi, langsung deh aku berputar ke belakang. Aneh, kan? Ya itulah aku. Sejuta galau, seribu kegagalan.Ini hanya tentang cerita cintaku, nggak lebih...
Tak Seperti Biasa
Kali ini aku benar-benar aneh. Belum pernah aku segugup ini, padahal hanya lewat maya. Ya, lewat maya. Tak bertatap langsung dengan mereka. Ya Rab, apa ini benar-benar sungguhan? Di dunia lain, teman saling mendukung, memberiku suntikan semangat yang hilang. Entahlah, aku sudah berusaha. Hasilnya, aku sudah terima apapun itu.
Temanku bilang, perangmu yang sesungguhnya adalah melawan rasa takut. Kalau sudah takut aku sudah kalah. Argghh, bukan aku jika harus menyerah kalah sebelum mencoba.
Temanku bilang, perangmu yang sesungguhnya adalah melawan rasa takut. Kalau sudah takut aku sudah kalah. Argghh, bukan aku jika harus menyerah kalah sebelum mencoba.
Kamis, 07 November 2013
Bingung
Ntah apa namanya, aku saja bingung. Sangking bingungnya, aku lupa dengan apa yang bisa kulakukan. Kalian tahu bagaimana posisi kalian mencintai orang yang nggak cinta sama kalian, atau dia hanya mengangggap kalian cuma "warung" persinggahan. Nyesek, kan?
Herannya kenapa harus kebanyakan hawa yang merasakan? Kadang mencintai seseorang yang menjual cinta kita ke orang lain, selingkuh. Apa bedanya denganku, menjalani hubungan yang seharusnya tak pernah kujalani. Aku memilih diam dan mencoba memahami apa kemauan hatiku. Maaf, kalau aku bersikap dingin akhir-akhir ini.
Jumat, 18 Oktober 2013
Masih Tentangmu
Aku masih mengharapkanmu. Terlalu bodoh untuk waktu bertahun-tahun lamanya. Inilah kenyataannya. Dirimu terlalu sulit dilupakan walau sedetik.
Selasa, 04 Desember 2012
Masih Tentangmu, MB
Sudah lama, kita nggak bercengkrama seperti dulu. Menikmati petikan gitarmu dan suaramu yang merdu. Kau tahu? Aku sangat merindukannya, Tas. Aku sangat menginginkan itu kembali lagi seperti dulu. Kenyataan pahit yang harus kuterima, saat kita salah ambil keputusan.
Tas, ini sudah Desember tapi kau belum juga keluar dari persembunyian. Kenapa begitu tega kau tanam rindu ini di hati? Kenapa kau begitu dingin dengan perasaan masing-masing? Sudah bosankah kau mengenangnya? Atau kau sudah memiliki pengganti diriku?
Kadang aku bego, bodoh, dan konyol terus mengingatmu. Jujur, aku tak bisa lepas dari cintamu. Cinta yang mengajarkan arti persahabatan. Cinta yang mengajarkan arti memiliki. Kita sahabat tapi kita mencinta. Tas, aku ingin Desember ini kau hadir. Lihat aku sudah banyak berubah, meski kau tak pernah menginginkan perubahan ini.
Tasi, aku selalu belajar dari semangatmu menggapai impian, kau adalah motivasi setiap kegalauanku. Inspirasi setiap karyaku.
Cinta ini akan semakin erat seperti sebuah persahabatan. Love u
Tas, ini sudah Desember tapi kau belum juga keluar dari persembunyian. Kenapa begitu tega kau tanam rindu ini di hati? Kenapa kau begitu dingin dengan perasaan masing-masing? Sudah bosankah kau mengenangnya? Atau kau sudah memiliki pengganti diriku?
Kadang aku bego, bodoh, dan konyol terus mengingatmu. Jujur, aku tak bisa lepas dari cintamu. Cinta yang mengajarkan arti persahabatan. Cinta yang mengajarkan arti memiliki. Kita sahabat tapi kita mencinta. Tas, aku ingin Desember ini kau hadir. Lihat aku sudah banyak berubah, meski kau tak pernah menginginkan perubahan ini.
Tasi, aku selalu belajar dari semangatmu menggapai impian, kau adalah motivasi setiap kegalauanku. Inspirasi setiap karyaku.
Cinta ini akan semakin erat seperti sebuah persahabatan. Love u
Minggu, 18 November 2012
MB
Mengenang MB bersama Perahu Kertas
Akhirnya terwujud juga anganku untuk bisa kembali ke pantai. Meski hanya beberapa jam, aku bisa menghabiskan waktuku untuk mengenangmu sesaat, melihatmu dari celah-celah karang, mendengarmu dari deburan ombak. MB, tau tidak? Selepas itu aku merasaka menemukan hidupku kembali, menemukan semangat hidup lagi. Aku senang, aku bahagia, aku tak sedih lagi.
Perahu Kertas
Ombak terus berlari mengejarmu; pantai
Tak peduli jeritan karang yang meraung
Kulepaskan pesan dalam perahu kertas
Berharap menemukanmu di ujung cakrawala yang tak bertepi
Adakah rasa yang ingin kau utarakan?
Hingga kutak sanggup beranjak pergi
Kasih, ingatlah aku dalam pikirmu
Kenanglah aku dalam anganmu
Kecup aku dalam bisumu
Perahu kertas, pesan tak terbatas
Perbaungan, 10 November 2012
Akhirnya terwujud juga anganku untuk bisa kembali ke pantai. Meski hanya beberapa jam, aku bisa menghabiskan waktuku untuk mengenangmu sesaat, melihatmu dari celah-celah karang, mendengarmu dari deburan ombak. MB, tau tidak? Selepas itu aku merasaka menemukan hidupku kembali, menemukan semangat hidup lagi. Aku senang, aku bahagia, aku tak sedih lagi.
Perahu Kertas
Ombak terus berlari mengejarmu; pantai
Tak peduli jeritan karang yang meraung
Kulepaskan pesan dalam perahu kertas
Berharap menemukanmu di ujung cakrawala yang tak bertepi
Adakah rasa yang ingin kau utarakan?
Hingga kutak sanggup beranjak pergi
Kasih, ingatlah aku dalam pikirmu
Kenanglah aku dalam anganmu
Kecup aku dalam bisumu
Perahu kertas, pesan tak terbatas
Perbaungan, 10 November 2012
Aku menantimu membalas pesan
Atau sekedar berteriak memanggil namaku dalam gemuruh ombak
Lihat! aku menunggumu gelisah
Akankah Dia pertemukan kita lagi? Atau memisahkan kita pelan namun pasti
MB, kurentangkan tangan menanti dekapan hangatmu
Cairkan beku yang menggunung dalam rindu
Kupejamkan mata menunggu
Apa daya kau hanya bersiul merdu
Di atas sana bersama camar mengulum rindu
Selasa, 26 Juni 2012
Ketika Aku Merindu
Ketika Aku Merindu
Rindu. Ya, hanya itu yang kurasakan saat ini. Rindu mendengarkan suaramu, nyanyianmu, petikan gitarmu, bahkan aku sangat merindukan matamu yang menatap tajam padaku. Perjalanan kisah kita yang dulu sempat terukir perlahan memudar oleh waktu. Kau tahu apa yang kulakukan saat merindukanmu. Aku hanya bisa menangis,menuliskan setiap kalimat rinduku. Mungkin ini cara konyol yang pernah kulakukan sebelumnya. Tapi aku bingung harus melakukan apa lagi untuk menahan rasa rindu ini.
MB, masih ingatkah kau saat kita bermain dibawah airmata langit. Itu suatu hal yang terindah yang akan tetap kuingat sampai kapan pun. Kala itu kita masih kecil, belum mengerti arti cinta yang sesungguhnya. Yang kita tahu hanya kebersamaan semata. Apa kau juga masih mengingat saat pertama kalinya kita adu mulut saat salah paham? Jujur, aku takut melihat matamu. Tidak ada kedamaian di sana. Aku diam saat kau benar-benar marah. Padahal aku tahu, ini bukan kehendakmu.
MB, kadang aku tersenyum simpul saat mengenang pertama kalinya kau mengungkapkan rasa itu padaku. Aku tercengang saat mendengarnya. Benarkah itu? Hatiku berkecamuk gelisah harus menjawab apa. Akhirnya kau nyanyikan aku sebuah lagu yang sangat kusuka pada waktu itu. So sweet, pujiku dalam hati. Aku luluh dengan nyanyianmu yang begitu menghayati setiap lirik lagu.
Pagi menghadirkanku sebuah airmata kesedihan. Mendengar kabar kau akan meninggalkanku dan kampung halamanmu. Apa yang tlah terjadi padamu? Mengapa begitu cepat kau mengakhiri cerita kita? Pertanyaan hadir mengusik ketenanganku berpikir. Tidak ada tanda-tanda saat kau pergi. Hanya sebuah surat biru yang kugenggam saat kita masih SMP. Ya, hanya itu kenangan nyata yang kupunya.
MB, empat tahun bukan waktu yang singkat buatku menahan semua untaian rindu. Entah mengapa setiap mendengar seseorang menyanyi diiringi oleh petikan gitar. AKu merasa kau hadir di dalamnya. Tersenyum dan menecup mesra keningku. Kuharap rindu ini nyata dan akan segera berakhir dipelukanmu. Aku merindukanmu dan akan tetap merindukanmu.
Langganan:
Postingan (Atom)



